Langkah – Langkah Membuat Proposal

Salam sejahtera untuk teman-teman semuanya. Hari ini saya akan memberikan pengetahuan mengenai langkah-langkah membuat proposal. Karena dalam pembuatan proposal tidak boleh sembarangan. Membuat proposal juga tidaklah rumit, asalkan teman-teman mengikuti petunjuk dalam langkah-langkah pembuatannya maka proposal yang berisi tujuan yang jelas dapat dibuat dengan mudah. Proposal dapat digunakan untuk semua kalangan, dimulai dari anak sekolahan, mahasiswa yang ingin membuat skripsi dan para usahawan. Sebelum kita mengetahui bagaimana langkah-langkah membuat proposal sebaiknya kita harus paham apa itu proposal.
Proposal adalah suatu rancangan kegiatan kerja yang di susun dan ditulis secara sistematis dan terperinci. Perencanaan yang akan ditulis haruslah jelas maksud dan tujuannya. Agar pihak yang diberikan proposal dapat mengerti apa maksud dari isi proposal tersebut. Proposal harus dibuat sesuai kebutuhan, dan panduan penulisan proposal pada dasarnya sama.
Nah, setelah teman-teman mengerti dan paham apa itu proposal maka akan saya jabarkan bagaimana langkah-langkah pembuatannya agar proposal kalian memiliki tujuan yang jelas dan dapat dimengerti oleh pembaca.

Langkah pertama Pembuatan proposal

1. Pendahuluan

a. Berisikan tentang apa sajakah hal-hal umum yang melatarbelakangi bagaimana kegiatan tersebut dilaksanakan.
b. Bagaimana peran hubungan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari atau kehidupan nyata.
c. Point-point yang akan dibahas dalam pendahuluan haruslah mengacu pada komponen S – W- O – T

2. Dasar Pemikiran

a. Yang paling penting berisikan tentang dasar yang digunakan pada pelaksanaan. Contohnya : Perguruan tinggi XX, Program Kerja tahunan dan lain-lain
b. Jika kegiatan yang akan dilaksanakan bukan dari organisasi, maka didasarkan secara umum, misalnya : Peraturan Pemerintah No XXXX

3. Tujuan

a. Tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan yang akan dilakukan (umum dan khusus)
b. Berikan rincian pengeluaran (output) yang akan dilakukan

4. Tema

Tentukanlah tema apa yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut.

5. Jenis Kegiatan

a. Sangat diperlukan ketika kegiatan yang akan dilaksanakan memiliki kegiatan lebih dari satu tema
b. Jelaskanlah bentuk dari kegiatan yang akan dilaksanakan. Misalnya : berupa seminar, pelatihan, Tanya jawab, menyampaikan materi sacara lisan dll.

6. Target

Berisikan uraian yang jelas bagaimana tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan ini apakah tercapai atau tidaknya tujuan.
Contoh : target yang akan dicapai dalam kegiatan yang dilaksanakan kali ini adalah terbentuknya minimal 25 orang pelatih yang memiliki kemampuan sesuai criteria standar dari buku Pedoman Kaderisasi jilid I KMHDI. Dan dari setiap pelatih yang sudah di latih memiliki nilai rata-rata diatas 7 (dengan range 10) dalam setiap materi pelatihan.

7. Sasaran / peserta

Menjelaskan mengenai objek atau siapa saja yang akan mengikuti kegiatan yang akan dilaksanakan ( atau lebih dikenal dengan peserta)

8. Waktu dan tempat pelaksanaan

Tentukanlah dimana , hari, tanggal, bulan, tahun dan pukul berapa akan dilaksanakannya kegiatan yang akan dilangsungkan.

9. Anggaran Dana

Di bagian anggaran dana ini hanya disebutkan berapa kira-kira jumlah nominal keseluruhan yang akan dilakukan oleh panitia, sedangkan rinciannya di buat terpisah dalam lampiran tersendiri.

10. Susunan panitia

Pada bagian halaman susunan panitia ini yang ditulis hanya beberapa posisi yang penting- penting saja, misalnya seperti ketua kegiatan, sekretaris, bendahara dan anggota. Dan bagian lengkap mengenai susunan panitia dilampirkan dalam bentuk lampiran.

11. Jadwal kegiatan

a. Jadwal kegiatan ditulis berdasarkan kalender kegiatan yang sebelumnya sudah di buat. Ikutilah jadwalnya sesuai kalender kegiatan
b. Bisa juga dilampirkan ketika kegiatan yang akan dilaksanakan memiliki jadwal yang banyak

12. Penutup

a. Seperti halnya proposal-proposal kegiatan lainnya, pada bagian penutup ini berisikan tentang harapan yang akan dicapai dalam kegiatan dan mohon dukungan untuk semua pihak yang terkait.
b. Adanya lembar pengesahan proposal
c. Dan paling akhir adalah rincian dari lampiran-lampiran kegiatan yang dilaksanakan

Perhatian khusus mengenai anggaran kegiatan proposal yaitu:

1. Penganggaran

Anggaran adalah berisikan tentang pemasukan dan pengeluaran dana yang akan dibuat untuk kegiatan tersebut.

2. Proses penyusunan anggaran

a. Sesuai dengan rencana kegiatan
b. Sesuai dengan sumber pendapatn
c. Meliputi tertib aturan yang berkaitan dengan keluar masuknya anggaran dana pelaksanaan kegiatan

3. Mengontrol anggaran

a. Pengeluaran dana harus sesuai dengan rencana
b. Berapapun dana yang keluar harus di catat, jangan sampai ada yang terlewat meskipun itu bernilai kecil. Terkadang banyak yang sepele dengan pengeluaran dana yang kecil sehingga mengalami kerugian
c. Anggaran masuk dan keluar dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan peraturan

4. Pencarian dana

a. Sponsorship
Proposal : usul,rencana, penawaran dengan pihak lain
b. Sumber dana
(a) Berasal dari Donator
(b) Bisa juga berasal dari iuran anggota/kas organisasi
(c) Berasal dari peserta yang ikut berpartisipasi
(d) Wirausaha

Proposal yang telah dibuat merupakan bentuk fisik dari proses akhir analisa manajemen sebuah organisasi. Proposal yang telah jadi merupakan bentuk dokumentasi ringkas dari analisa menejemen organisasi yang telah dilaksanakan sebelumnya, kemudian disajikan kedalam bentuk yang terstruktur, singkat dan sangat jelas seperti yang sudah saya sampaikan di atas. Sehingga item-item yang terdapat pada proposal dibuat berdasarkan/mengacu pada hasil dari analisa manajemen organisasi.
Semoga teman-teman sudah paham bagaimana sebuah proposal itu di buat dan terbentuk. Tidaklah sulit dalam pembuatan sebuah proposal asalkan mengerti untuk apa proposal itu dibuat dan ditujukan kepada siapa penerimanya. Dan jangan mengarang bebas atau mengada-ada dalam pembuatan sebuah proposal. Buatlah sesuai keadaan yang real dilapangan. Dan tulislah menggunakan kalimat efektif dan mengikuti kaidah EYD.
Setelah teman-teman selesai membuat proposal ada baiknya periksalah kembali proposal yang sudah dibuat. Perhatikan penulisannya yaitu kesalahan eja, tata bahasa, atau tanda baca. Kesalahan ini sangat penting karena seseorang akan menilai diri anda kurang berpendidikan dan tidak dapat dipercaya, sehingga peluang mendapatkan persetujuan sangat kecil.
Tips dari saya adalah saat membuat proposal haruslah menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh semua orang. Jangan menggunakan bahasa yang rumit sehingga membuat pembaca kebingungan. Pilihlah kalimat yang singkat, padat dan lugas.

Related Post to Langkah – Langkah Membuat Proposal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *